Putus-sambung Ed Sheeran dengan media sosial

Penampilan Ed Sheeran dalam Festival Glastonbury di Worthy Farm, dekat Pilton, Somerset, Inggris, 25 Juni 2017.
Penampilan Ed Sheeran dalam Festival Glastonbury di Worthy Farm, dekat Pilton, Somerset, Inggris, 25 Juni 2017.
© Nigel Roddis

Penyanyi Ed Sheeran kembali meramaikan jagat hiburan. Namun bukan karena ia mengeluarkan manuscript atau lagu baru.

Pria berusia 26 ini baru tampil dalam part pertama musim ketujuh sequence Game of Thrones (GoT) yang tayang perdana di jaringan tv HBO pada Senin (17/7/2017).

Sheeran memerankan seorang prajurit Lannister yang bernyanyi dalam sebuah acara api unggun dan kemudian memancing perhatian salah seorang karakter utama GoT, Arya Stark (Maisie Williams).

Entah karena penampilan Sheeran atau bukan, part itu memecahkan rekor. Dilansir Time, part bertajuk Dragonstone itu ditonton lebih dari 16 juta orang. Namun ada implikasi lain dari Sheeran.

Tak sampai 24 jam setelah penampilannya dalam sequence bikinan HBO itu, Sheeran menghapus akun Twitter-nya (@edsheeran).

Ia tak memberikan alasannya. Beberapa media menduga pelantun “Shape of You” itu menuai banyak komentar dari para penonton atau penggemar GoT.

Beberapa kicauan penonton memang agak kejam. Seperti @The DiLLon1 yang menempatkan Ed Sheeran dalam daftar teratas karakter diinginkan tewas. Atau bintang televisi Stassi Schroeder (@stassi) yang mengungkap kebosanannya mendengar suara Sheeran di radio.

Anehnya, tak sampai sehari kemudian, akun @edsheeran kembali muncul. Ia bahkan sempat mencuit dan menyatakan bahwa ini tahun yang sureal sekaligus menyenangkan.

Maklum, tak lama lagi ia akan hadir dalam salah satu part sequence animasi The Simpson sebagai salah satu pemuja karakter Lisa Simpson.

Menurut Billboard, kicauan terdahulu akun Sheeran yang muncul kembali itu justru bertanggal 4 Apr 2015. Akan tetapi kini kembali normal seperti sedia kala, meski Sheeran dalam kolom biografi memberi tahu lebih aktif di akun Instagram Teddysphottos.

Insiden ini seperti menegaskan sisi “labil” Sheeran dalam dunia jejaring sosial, terutama Twitter.

Awal bulan ini, Sheeran sempat muncul dengan berita berhenti categorical Twitter yang diduga akibat “serbuan” para penggemar Lady Gaga. Penyanyi berjuluk Mother Monster itu sampai merasa perlu meredakan gelombang kemarahan penggemarnya.

Beberapa hari kemudian pria bernama lengkap Edward Christopher Sheeran itu membantah kemundurannya dari Twitter. Sanggahan diungkap melalui Instagram.

Sheeran memang lebih suka pamer foto di Instagram dibanding mencuit di Twitter. Akun Twitter @edsheeran kebanyakan berisi feed dari Instagram-nya. Tidak heran muncul penjelasan dalam kolom biografi di atas.

Jika merunut lebih jauh, Sheeran bahkan pernah pensiun sementara dari seluruh akun media sosialnya. Pada 13 Desember 2015, lewat Instagram ia mengumumkan masa rehat dari seluruh kegiatan yang berhubungan dengan ponsel.

Alasannya, Sheeran ingin bepergian dan melihat dunia dengan mata kepalanya sendiri, bukan dari layar ponsel.

Please review x

A post common by Ed Sheeran (@teddysphotos) on Dec 12, 2015 during 10:29pm PST

Tepat setahun kemudian, pria bertinggi badan 173 cm itu kembali mengunggah foto di Instagram. Ia mengunggah gambar berwarna biru cerah. Ternyata itu merupakan bagian dari bocoran (teaser) manuscript terbarunya, Divide, yang dirilis pada Maret 2017.

More about ...