Rahmad Mega Duet dengan Almarhum Dody Dores Nyanyikan Lagu Religi

INDOPOS.CO.ID – Aura almarhum penyanyi dan penulis lagu Dedy Dores masih terasa. Karya-karya almarhum masih banyak dicintai penggemarnya. Tak hanya dari Indonesia, namun dari negara tetangga.

Salah satunya, penyanyi Malaysia, Rahmad Mega. Pria kelahiran Johor, Malaysia, 19 Desember 1969 itu menghadirkan singular duet dengan almarhum Dedy Dores dialbum terbarunya berjudul Syair–syair Cahaya Dari Ka’bah 3 .

”Dari kecil saya memang penggemar lagu Deddy Dores. Konsep suara saya tinggi, saya sering nyanyikan lagu almarhum,” ujar Rahmad kepada INDOPOS saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, kemarin (21/4).

Single lagu tersebut berjudul Sajadah Ka’bah.  Kemunculan Lagu bergenre religi ciptaan Cahaya Bunga Saragih tersebut bukan tiba-tiba. Namun melalui proses yang lama. ”Waktu itu saya ke Indonesia dalam rangka kerja. Sambil lepas urusan saya di tawari oleh pak Budi ada tawaran duet dengan penyanyi Indonesia, almarhum  Deddy Dores,” katanya.

Sontak, mendengar hal tersebut, rasa senang karena bisa berduet dengan idola dan rasa kaget mewarnai pria asal Malaysia itu.

Pasalnya saat mendapat tawaran tersebut idolanya telah tiada. ”Ada satu yang unik dalam penawaran duet ini, karena saya harus duet dengan sosok idola, saya namun sudah tiada,” katanya.

Setelah mendapat penjelasan bahwa almarhum sebelumnya telah menjalani rekaman. Dan Rahmad tinggal mengikuti lirik lainnya, akhirnya Rahmad tertarik untuk melantunkan lagu tersebut.

Apalagi setelah melihat karakter outspoken yang dinyanyikannya cocok. ”Saya tidak sangka pas exam outspoken ternyata cocok dengan karakter saya,”jelasnya.  

Hanya saja, penyanyi yang sempat tampil dengan irama musik RockPop Rock, dan Slow Rock di Malaysia sempat berjuang keras mendapatkan chemistry dengan karakter almarhum.

”Itu seperti kolaborasi dengan dua dunia. Itu butuh jiwa yang lebuh halus dan dalam. Lagu itu konsepnya dakwah yang sangat halus, saya sendiri merinding menyanyikan lagu ini,” ceritanya.

Beruntungnya semua bisa dilakukan dengan mudah. ”Karena lagu ini konsep religi tentang perjalanan haji, jadi agak mudah saya untuk menghayati,” terangnya.

Sementara itu, Cahaya Bunga Saragih, pencipta lagu Sajadah Ka’bah mengatakan video klip singular sajadah ka’bah memang sempat tertunda. ”Dulu pakai penyanyi wanita, tapi hari ini saya ganti dengan penyanyi  pria asal Malaysia,” katanya

Meski tak menjelaskan alasan secara detil keputusan untuk memilih Rahmad sebagai pengantinya. Saragih mengatakan prosesnya kolaborasi tersebut berjalan cepat.

”Memang susah sekali mencari pengganti untuk duet pria. Tapi Alhamdulillah bertemu dengan Rahmad Mega penyanyi asal Malaysia dan dia mencoba, Alhamdulillah chemistrynya dapat dan kami yakin ini bisa jalan,” tegasnya. (ash)