Rashford Lebih Siap Hadapi Piala Dunia 2018 Ketimbang Euro …

Sepakbola.com, London – Marcus Rashford mengatakan kepada ESPN bahwa dirinya lebih siap untuk tampil di Piala Dunia 2018 daripada saat Euro 2016, meski ia mengaku frustrasi dengan kurangnya waktu bermain yang ia dapatkan di Manchester United musim ini.

Pemain berusia 20 tahun itu berpeluang untuk tampil sebagai starter di pertandingan pembuka Grup G melawan Tunisia pada 18 Juni mendatang setelah mencetak gol menakjubkan dalam pertandingan persahabatan melawan Kosta Rika di Elland Road.

[VIDEO] CUPLIKAN GOL Inggris 2-0 Kosta Rika: Three Lions Kantongi Dua Kemenangan Uji Coba Untuk Piala Dunia

Itu adalah penampilan starter yang langka bagi Rashford setelah ia menghabiskan sebagian besar musim ini di bangku cadangan di Old Trafford. Tapi menjelang turnamen di Rusia, Rashford meyakini bahwa pengurangan beban kerjanya musim ini membuatnya lebih segar menjelang Piala Dunia.



Diminati Barcelona Dan Real Madrid, Masa Depan Gelandang…



Welbeck Puji Rashford Setelah Tampil Brilian Di Laga Kontra…

“Jika saya memainkan banyak pertandingan, sulit bagi saya untuk tetap segar pada tahap musim ini. Tapi jika saya memainkan lebih sedikit pertandingan, saya memiliki perasaan di dalam diri saya bahwa saya ingin bermain lebih sering,” ujarnya.

“Saya senang bahwa saya berada dalam kondisi fisik yang baik sekarang, jauh lebih baik daripada yang saya rasakan pada akhir tahun lalu. Tahun ini, saya merasa berada dalam kondisi yang lebih baik dan itu bagus,” tambahnya.

Semakin percaya diri

Penampilan Rashford di Euro 2016 berakhir dengan kekecewaan, setelah Inggris secara mengejutkan tersingkir karena mengalami kekalahan di pertandingan melawan Islandia di Nice, meskipun Rashford terhitung bermain bagus di sepanjang turnamen itu.

Tapi setelah kegagalan di Prancis dua tahun lalu, Rashford mengklaim bahwa sekarang ia memiliki kepercayaan diri yang lebih baik menjelang Piala Dunia, baik karena kualitas di timnya, maupun karena performanya secara pribadi.

“Saya jelas memiliki getaran yang berbeda. Saya sedikit lebih siap secara individu tetapi juga sebagai tim. Sedikit lebih santai. Semuanya terjadi cukup cepat dua tahun lalu. Sekarang rasanya lebih terasa normal. Lebih baik bagi saya karena saya lebih siap daripada saat itu,” tambahnya.

“Kami tahu apa yang bisa kami lakukan sebagai tim dan kami tahu sejauh mana kami berkembang sejak turnamen sebelumnya. Identitas kami sekarang benar-benar berbeda dari sebelumnya, jadi sulit untuk membandingkan keduanya karena ini benar-benar baru,” pungkasnya. (Sumber; ESPN)

 

Penulis: Andrie Widyantoro/Editor: Rudi Purwantoro

Komentari Artikel Ini

More about ...