Ricuh Demo Taksi, 35 Orang Jadi Tersangka

Metrotvnews.com, Jakarta: Polda Metro Jaya menetapkan 35 tersangka terkait unjuk rasa sopir taksi yang berujung ricuh pada Selasa, 22 Maret 2016. Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti mengatakan, para tersangka terdiri dari sopir bajaj dan pengemudi ojek berbasis aplikasi. 

Tersangka termasuk sopir Blue Bird FY, 31, yang ditangkap Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Awalnya, polisi menangkap 83 orang yang diduga terlibat dalam kerusuhan. Dari jumlah itu delapan orang jadi tersangka.

“Dan 26 orang hari ini sedang diperiksa, terhadap mereka juga statusnya ditingkatkan sebagai tersangka,” kata Krishna di Mapolda Metro Jaya, Kamis (24/3/2016).

Ke-26 tersangka itu dijerat Pasal 218 KUHP. Mereka diduga tak mau membubarkan diri dan tetap berkumpul saat polisi berupaya membubarkan. 

Krishna menduga kericuhan dipicu oleh aksi unconditional para pengunjuk rasa terhadap taksi yang mengangkut penumpang. Lalu, ada provokasi yang menyebabkan bentrokan pengunjuk rasa dan pengemudi ojek berbasis aplikasi. 

“Ributnya ada dua modus. Modus pertama sopir taksi yang demo sama sopir taksi yang tidak demo dan dicegat buat ngajak demo. Kedua, benturan antara pendemo dan bukan pendemo. Itu kita sudah amanin,” ungkap Krishna.

“Sekarang kita cari yang cegatin temannya, ini sebenarnya perusuh awalnya,” tandas Krishna.

Krishna menjelaskan, di antara para tersangka ada yang dikenakan Pasal 170 KUHP, Pasal 363 KUHP dan Pasal 406 KUHP tentang perbuatan tindak pidana di muka umum secara bersama-sama melakukan kekerasan terhadap barang dan orang.

(KRI)

More about ...