Sales yang Dimutilasi Kerja di Meikarta, Bisa Beli Mobil Sendiri





Pati
Keluarga Nindya keberatan atas pengakuan M Kholil yang mengaku memutilasi karena Nindy merengek minta mobil. Sebab, gaji Nindya di Meikarta cukup untuk membeli mobil sendiri.

Nindya saat ini memiliki dua sepeda engine dan rencananya akan dijual untuk DP mobil. Dengan bekerja menjadi sales Meikarta, gaji Nindya Rp 5 juta per bulan bisa untuk mencicil mobil.

“Dia pernah bercerita kalau mau menjual motornya, kemudian uangnya untuk DP mobil Brio. Nanti cicilannya akan dibayar pakai gajinya kerja di Meikarta itu. Jadi tidak mungkin kalau anak saya minta mobil. Andaikan dia bayar sendiri juga bisa,” kata ayah Nindya, Saryadi, saat ditemui detikcom di kediamannya di RT 1 RW 5, Dukuh Sridonomulyo, Desa Srikaton, Kecamatan Kayen, Pati, Jumat (15/12/2017).

Ia menyayangkan pernyataan Muhammad Kholil yang tidak sesuai dengan fakta. Padahal selama ini pihak keluarga Nindya selalu memandang baik perilaku Kholil.

“Anak saya itu kalau ada apa-apa selalu cerita sama saya. Termasuk dia saat punya rencana mau beli mobil, juga cerita sama saya. Tapi dia beli, bukan meminta kepada suaminya,” ujarnya.

Sales yang Dimutilasi Kerja di Meikarta, Bisa Beli Mobil Sendiri
Lalu, apa design pembunuhan? Nindya pernah bercerita kepada ayahnya bahwa ia pernah memergoki suaminya sedang asyik bercumbu dengan wanita lain di kamar kontrakan mereka.

Dari sanalah Nindya sempat pulang ke rumah orang tuanya di Pati.

“Hanya sekali mereka berselisih karena perselingkuhan yang dilakukan Kholil. Saat itu anak saya langsung pulang ke sini dan sempat menginap sampai sekitar seminggu,” ujar Saryadi.

(asp/asp)

More about ...