Sejumlah Angkot dan Taksi di Bandung Sepakat Tak Ikut Aksi Mogok

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Yongky Yulius

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Sejumlah koperasi dan perusahaan yang membawahi angkutan kota (angkot) dan taksi konvensional di Kota Bandung sepakat tak ikut aksi mogok dan demo yang dilakukan oleh pengemudi yang tergabung dalam Wadah Aliansi Aspirasi Transportasi Jawa Barat (WAAT Jabar).

Kabar ini pertama kali beredar dalam surat yang tersebar melalui pesan instan Whatsapp.

Surat pernyataan tak ikut aksi mogok itu, ditandatangani oleh Ketua Umum Kobanter Baru Jabar, Dadang Hamdani; perwakilan Kobutri Jabar, Sondang Hutabarat dan Joko Suranto; Plt Ketua Kopamas, Budi Kurnia; perwakilan perusahaan taksi Rina Rini, Riana Indriana; perwakilan perusahaan Aa Taxi, Don Vaksono; perwakilan perusahaan Kota Kembang, Ade Sukadi.

Surat itu juga ditandatangani oleh Kadishub Kota Bandung, Didi Ruswandi dan Ketua Organda Kota Bandung Neneng Dzuraidah.

Saat dihubungi Tribun Jabar melalui sambungan telepon, Didi Ruswandi membenarkan isi surat tersebut.

Surat itu, dikatakannya, dihasilkan berdasarkan kesepakatan saat pertemuan di Mapolrestabes Bandung, Senin (7/5/2018) siang.

“Itu dihasilkan dari pertemuan di Polrestabes Bandung. Tadi, selepas pengarahan pengamanan untuk Kota Bandung, (dihasilkan keputusan itu). Tadi dihadiri Wakapolrestabes Bandung dan Sekdishub Jabar. Tadi siang,” ujar Didi, Senin (7/5/2018).

“Jadi semua koperasi angkutan di Kota (Bandung) menyatakan tidak akan mogok. Kalau angkot ada Kobanter baru, Kobutri, sama Kopamas yang angkot. Semua angkot tidak mogok. Yang kedua sisanya perusahaan taksi. Taksi konvensional,” sambungnya.

Namun, rencana yang telah disiapkan seperti pengerahan TMB, mobil dinas, dan pelibatan relawan, lanjutnya, tetap berjalan sesuai rencana semula.

“Cuma kan istilahnya, ini masalahnya di sopirnya (takut ikut demo). Mudah-mudahan sih enggak. Tapi di luar Kota Bandung kita enggak tahu. Antisipasinya kami tetap siaga. Personel dan angkutan tetap disiagakan tetap sesuai rencana,” kata Didi.

More about ...