Sering Demo, Pengemudi Taksi Adakan Donor Darah

SOLO, KRJOGJA.com – Puluhan pengemudi cab konvensional rame-rame menyumbangkan darahnya sebagai bentuk permintaan maaf atas aksi mogok memprotes keberadaan angkutan umum ilegal pekan lalu. 

Mereka menyadari, aksi mogok di kawasan Bunderan Gladag, mengakibatkan kekurangnyamanan bagi pengguna jalan yang kebetulan melintas di sekitar lokasi aksi, bahkan mungkin terjebak kemacetan, hingga perlu ditindaklanjuti dengan permintaan maaf.

General Manager Gelora Taxi, Taka Ditya di sela aksi sosial donor darah, di Joglo Sriwedari, Kamis (20/07/2017) mengungkapkan aksi mogok ratusan pengemudi cab konvensional memprotes angkutan umum ilegal, sebagai hal yang terpaksa mesti dilakukan. Selain operasional angkutan ilegal menyalahi aturan main, juga mengancam keberlangsungan cab konvensional yang sudah puluhan tahun merintis pelayanan transportasi umum di Kota Solo.

Kalaupun dampak aksi mogok tersebut berdampak pada kekurangnyamanan pengguna jalan karena sebagian badan jalan di sekitar Bunderan Gladag dipenuhi armada taxi, tegas Taka, para pengemudi cab menyampaikan maaf. 

“Hari ini, permintaan maaf itu, kami wujudkan dalam bentuk aksi sosial donor darah, sekaligus sebagai kepedulian ikut menyelamatkan nyawa masyarakat yang memerlukan transfusi darah,” ujarnya sembari menyebut, tanpa harus mempersoalkan tuntutan saat aksi mogok membuahkan hasil atau kandas di tengah jalan. (Hut)

More about ...