Siswa SDN Ceweng Jombang, Kenalkan Fenomena Gerhana

SIAGAINDONESIA.COM Untuk memahami fenomena alam, setidaknya harus dimulai sejak dini. Hal itu dilakukan bertujuan memperkaya ilmu pengetahuan. Seperti yang dilakukan para siswa kelas VI SDN Ceweng, Jombang, Jawa Timur.

Siswa di sana diajari bagaimana memahami fenomena gerhana matahati dan bulan. Melalui role play  sebuah module yang dikenalkan USAID PRIORITAS dalam Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), siswa diperkenalkan, posisi bumi, matahari, dan bulan.

Siswa yang sudah terbagi dalam beberapa kelompok di kelas itu berbagi tugas, ada yang berperan sebagai bumi, matahari, dan bulan. Ketika tiga siswa maju, anggota kelompok lainnya memperhatikan sembari memberi masukan jika temannya ada yang salah.

Usai praktik role play, para siswa membuat gambar dan paparan singkat mengenai proses terjadinya gerhana matahari dan bulan. Semua hasil kerja anggota kelompok tersebut ditempel di kertas plano yang kemudian dipasang di dinding kelas.

Nur Pratiwi Sari, guru kelas VI SDN Ceweng Jombang, menjelaskan bahwa tidak semua siswa memahami bagaimana proses terjadinya gerhana matahari dan bulan. “Role play menyenangkan bagi siswa untuk dipraktikkan sehingga mudah pula bagi mereka untuk memahami gerhana matahari,” kata Nur, Selasa (17/5/2016).

Jika ada yang salah dalam praktik role play, Nur akan segera mengoreksinya. Untuk memperkaya pengetahuan tentang gerhana matahari dan bulan, Nur menyiapkan materi bacaan tambahan selain buku pelajaran.

Bahan tersebut dikumpulkan dari berbagai sumber seperti internet atau buku-buku lainnya. Siswa joke lebih siap sebelum menggambar dan mendiskusikannya dengan kelompok lain.

“Gerhana saya ketahui dari pengalaman pribadi, pernah melihat gerhana bulan di Gudo (salah satu kecamatan di Jombang), rumah saya. Gerhana matahari baru tahu dari pelajaran di kelas dan kejadian belakangan ini,” tutur Frizzy Amalya Syaifa Hidayatullah.

Frizzy berbagi tugas bersama teman sekelompoknya. Dia bertindak sebagai siswa yang memaparkan terjadinya gerhana. Sementara peran bumi, matahari, dan bulan masing-masing dibawakan Febianti Nur Wahyuni, Rita Nur Malia, dan Dessi Wulandari.

“Rita kebagian menjadi matahari karena tubuhnya agak besar dibanding teman-teman lainnya,” seloroh Frizzy yang disambut tawa oleh Rita.

Role play ditanggapi Frizzy dan teman-temannya sebagai cara mudah untuk belajar terjadinya fenomena alam. “Lebih jelas prosesnya dibanding ketika hanya membaca dan berdiskusi saja,” imbuhnya. ida, pry

More about ...