Soal Pungutan Rp150 Ribu, Begini Penjelasan Pihak SMAN 1 Pasir Putih

SULAWESION.COM, MUNA – Terkait Informasi yang beredar adanya dugaan Pungutan Liar (Pungli ), yang diduga diposting oleh salah satu siswa di media sosial FB, membuat Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), SMAN 1 Pasir Putih, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, melakukan klarifikasi.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) SMAN 1 Pasir Putih, La Samar mengungkapkan bahwa pembayaran Rp150 ribu, oleh setiap siswa alumni ada rincian penggunaannya dan disepakati bersama orang tua murid. Ia joke membantah keras, bahwa tidak benar adanya kalau uang tersebut dipungut untuk menebus ijazah.

“Saya sangat menyayangkan adik-adik yang menyuarakan hal ini tanpa ada konfirmasi tentang kebenarannya di lapangan,” ujar Samar, ditemui Senin (11/9/2017).

Ia menambahkan, soal kritikan itu hal biasa dalam sebuah organisasi. Namun, penting dikonfirmasi terlebih dahulu sehingga tidak merugikan orang lain.

“Jadi begini ceritanya, berawal setelah pengumuman kelulusan, Kepala SMAN 1 Pasir Putih La Jamudin memerintahkan Wakasek kurikulum untuk membuatkan SKHU bagi peserta yang lulus untuk sebanyak 81 orang. Bersamaan dengan itu ada penfaftaran Seleksi bersama masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN ) dan jauh sebelumnya sudah berlangsung pendaftaran SNMPTN,” paparnya.

Mengenai Pendaftaran SNMPTN, Samar menuturkan pihak sekolah telah rapat dengan orang tua siswa dan disepakati Siswa Kelas XII untuk didaftarkan di sekolah dengan kontribusi 150 ribu. Bagi siswa yang tidak masuk SNMPTN maka mereka mendaftar SBMPTN sedangkan Pendaftaran SBMPTN itu dilakukan perorang oleh Siswa yang bersangkutan.

“Dalam rapat itu, Sekolah diminta menangani ini karena kebanyakan siswa belum paham mengurus secara online,” jelasnya.

La Samar mengatakan, Sehubungan dengan pelayanan SKHU kala itu, La Samar tidak punya alat cetak printer sehingga siswa harus imitation dan Foto duplicate sendiri di rental.

“Jadi biaya itu dibayarkan oleh guru yang daftarkan mereka, dan Peserta yang didaftarkan dan yang membutuhkan Surat Keterangan Hasil Ujian ( SKHU) menitipkan uangnya 100 ribu untuk pendaftaran SNMPTN dan antara 20 ribu sampai 50 ribu untuk bayar imitation SKHU, Print SKL, Print Kelakuan baik dan foto duplicate masing-masing foto duplicate rapor sebanyak 43 orang sebanyak 2 rangkap dari division 1 sampai division 6,” ungkapnya. (ARY)




Recommended for you


Leave a Reply

Cancel reply

More about ...