Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan TKI di Luar Negeri, Disnaker Bantaeng Hadirkan BNP2TKI,BP3TKI dan …

Bantaeng, suaralidik.com – Kegiatan Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri oleh Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnaker) Bantaeng yang berlangsung di BM Hotel Jln Bolu No. 1, Letta,kota Bantaeng, Sulawesi Selatan pada hari Sabtu (5/8/2017) terhitung sukses.

Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan TKI
Kegiatan Sosialisasi Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri oleh Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnaker) Bantaeng di BM Hotel, Sabtu (5/8/2017)

Sosialisasi yang di dihadiri langsung oleh Anggota DPR RI Hj.Alya Mustika Ilham dari Komisi IX bersama dengan Direktur Pelayanan Penempatan Pemerintah Tenaga Kerja Indonesia (P3TKI) Deputi Bidang Penempatan BNP2TKI Hariyadi Agah serta Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Makassar Agus Bustami diikuti ratusan peserta calon TKI asal Bantaeng.

Awal kegiatan dibuka langsung oleh Hj.Alya Mustika Ilham dengan menyanyikan lagu kebangsaan RI Indonesia Raya oleh peserta Calon TKI dan Undangan.

Hasil pantauan langsung suaralidik.com, di lantai 2 aula hotel BM pada baris depan juga hadir Ketua Umum Lembaga Investigasi Mendidik Pro Rakyat Nusantara  (LIDIK PRO) Bachtiar Muslimin yang berdampingan dengan Ketua Umum Yayasan Peduli Insani Nusantara (YAPINUS) yakni Firdaus Gigi Atawuwur.

Di depan ratusan calon TKI asal Bantaeng, Direktur P3TKI Hariyadi Agah selaku pembawa materi utama pada umunya banyak menjabarkan peluang kerja langkah dan syarat untuk menjadi TKI Prosedural (resmi) ke negara Korea dan Jepang (G to G) kemudian dilanjutkan dengan pemaparan pendapatan,Akomodasi,Kursus Bahasa dan lainnya.

Dijelaskannya, bahwa dalam tahun 2017 ini negara Korea membutuhkan 5200 TKI untuk berbagai sektor dan ini menjadi peluang besar bagi anak-anak bangsa untuk besar meningkatkan pendapatannya di luar negeri.

Kalau ada yang berminat bisa memasukkan dokumen-dokumenya bersama lamaran kerja langsung ke BP3TKI Makassar atau melalui online http://www.bnp2tki.go.id ” lanjutnya.

Sementara itu Kepala BP3TKI Makassar , Agus Bustami banyak memaparkan data-data TKI Ilegal yang bekerja di Negara Malaysia,Korea dan Jepang serta dampak-dampak yang pemberangkatan TKI non Prosedural.

Agus Bustami dengan nada santai dan bahasa yang lucu namun sangat mudah dikonsumsi peserta, dalam impulse sosialisasi ini juga sempat meyebutkan soal BPJS Ketenagakerjaan yang berlaku sejak 1 Agustus 2017 dengan skema khusus perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi TKI.

Menurutnya ini tidak tepat sasaran karena BPJS Ketenagakerjaan tidak menjamin kesehatan TKI karena BPJS Kesehatan ada tersendiri dan berbeda dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Untuk masalah BPJS Ketenagakerjaan TKI yang diberlakukan sejak 1 Agustus 2017 ini, Insya Allah akan saya paparkan lebih lengkap mengingat waktu sangat terbatas untuk perkara yang satu ini ” Jelas Agus di depan para peserta dan undangan yang memadati room BM Hotel.

Akhir Acara, Kepala Disnaker Bantaeng, Ihsan menyampaikan harapan dan tujuan pelaksanaan kegiatan ini.

Disebutkannya, kalau kegiatan ini pada dasarnya bertujuan agar para calon TKI bisa lebih memahami pentingnya penempatan TKI secara Legal (Prosedural) dan memudahkan Instansi-Istansi terkait dalam melakukan pengawasan,kontrol dan perlindungan kepada mereka. ( Alief/Bcht)

 

Pasang iklan