Terbukti! Keajaiban dalam Alkitab, Gerhana Terjadi 3.000 Tahun Lalu! Begini Penjelasannya

TribunMedan/


  • Kamis, 16 Nov 2017
  • Cari




  • <!––>Login

“);
});
})
gapi.client.load(‘oauth2’, ‘v2’, function() {
gapi.client.oauth2.userinfo.get().execute(function(resp) {
$(‘#email’).val(resp.email);
})
});
}
} else if (authResult[‘error’]) {
// There was an error.
// Possible blunder codes:
// “access_denied” – User denied entrance to your app
// “immediate_failed” – Could not automatially record in a user
console.log(‘There was an error: ‘ + authResult[‘error’]);
}
}

jQuery(function($) {
$( “#gConnect1,#gConnect2,#gConnect3”).click(function() {
$.cookie(“fconnect”, “true”, {
expires: 2,
path: ‘/’,
domain: ‘.tribunnews.com’,
});
});
});

function logincek(id,types)
{
$.getJSON(“http://www.tribunnews.com/auth/user_cek?callback=?”,
{type:types,uid:id},
function(data) {
if(data.status == 1) {
$.fancybox.close(true);
$(“#userid”).html(‘‘ + data.fullname + ‘‘);
$.getJSON(“http://www.tribunnews.com/auth/user_img?callback=?”, { id : data.user_id,size : ’22’ }, function(data) {
$(“#img_uhead”).html(data.img);
$(“#img_uhead img”).css({“border”:”1px plain #555″,”margin-top”:”-2px”});
$(“#img_uhead”).show();
});
}
else {
if(types == “fb”)
register(‘fb’,’Register with Facebook’);
else if(types == “gplus”)
register(‘gplus’,’Register with Google+’);
}
});
}

Tribun Akun

Tribun Akun

Tribun Akun

div >ul >li { border-left:1px plain rgba(255,255,255,0.1);}
.menu-enjoy > div > ul > li:hover > a,.menu-warta > ul > li > a:hover {
border-bottom:4px plain rgba(0,0,0,0.15)!important;
}
.menu-enjoy .selected a {
border-bottom:4px plain rgba(0,0,0,0.25)!important;
}
.menu-enjoy >div >ul >li >a {
text-shadow: 0px 1px 1px rgba(0,0,0,.2);
}
]]>

Alamak

Berdasarkan Kitab Yosua di Perjanjian Lama, ilmuwan di Universitas Cambridge meyakini gerhana matahari pertama kali 3.000 tahun lalu.

Terbukti! Keajaiban dalam Alkitab, Gerhana Terjadi 3.000 Tahun Lalu! Begini Penjelasannya

TRIBUN-MEDAN.COM – Berdasarkan Kitab Yosua di Perjanjian Lama, ilmuwan di Universitas Cambridge meyakini gerhana matahari terdokumentasi pertama kali 3.000 tahun lalu.

Menurut para peneliti, gerhana terjadi pada tanggal 30 Oktober 1207 Sebelum Masehi (SM).

Profesor Sir Colin Humphrey, dari Jurusan Sains Material dan Metalurgi Universitas Cambridge, menjelasan salah satu teks di Kitab Yosua.

Saat Nabi Yosua berhasil memimpin orang Israel menuju Kanaan – daerah perbatasan antara Israel dan Palestina- Yosua berdoa: ” Matahari, berhentilah di atas Gibeon dan engkau, bulan, di atas lembah Ayalon!”.¬†Maka berhentilah matahari dan bulan joke tidak bergerak, sampai bangsa itu membalaskan dendamnya kepada musuhnya.

Menurut Humphrey, bila apa yang ada di dalam doa Yosua adalah hasil pengamatannya langsung maka peristiwa astronomi sudah terjadi saat itu.

Humphrey dan koleganya, Graeme Waddington, melakukan verifikasi terkait terjemahan di Kitab Yosua tersebut.

“Terkadang dalam terjemahan di bahasa Inggris diartikan bahwa matahari dan bulan berhenti bersinar. Tetapi setelah kita pelajari kitab asli Ibrani, artinya matahari dan bulan kondisinya tidak seperti biasanya, alias tidak bersinar,” kata Humphrey seperti dilansir dari Telegraph, Senin (30/10/2017).

Sebetulnya, penemuan Humphrey terkait gerhana berdasarkan Kitab Yosua bukanlah yang pertama. Sebelumnya, para sejarawan juga melakukan studi tentang gerhana di Kitab Yosua.

Mereka menganggap bahwa masih terlalu dini untuk menyimpulkan peristiwa tersebut sebagai gerhana matahari, karena itu membutuhkan perhitungan yang rumit dan lama.

Penampakan gerhana matahari di pantai Talang Siring Pamekasan.

Sejarawan juga cenderungnya menyimpulkannya sebagai gerhana total, dan bukan gerhana bulan, karena bulan melintas terlalu cepat di hadapan matahari dan cincin gerhana tidak terjadi.

“);
$(“.loading”).show();
var newlast = getLast;
$.getJSON(“http://medan.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’35’,img:’thumb2′}, function(data) {
$.each(data.posts, function(key, val) {
newlast = newlast + 1;
if(val.video) {
var vthumb = ““;
var vtitle = ” “;
}
else
{
var vthumb = “”;
var vtitle = “”;
}
if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
else img = ”;
if(val.c_title) cat = ““+val.c_title+”“;
else cat = ”;
$(“#latestul”).append(“”+img+””);
});
$(“.loading”).remove();
});
}
else if (getLast 150) {
if ($(“#ltldmr”).length == 0){
$(“#latestul”).append(”);
}
}
}
});
});

function loadmore(){
if ($(“#ltldmr”).length 0) $(“#ltldmr”).remove();
var getLast = parseInt($(“#latestul div:last-child”).attr(“data-sort”));
$(“#latestul”).append(“”);
$(“.loading”).show();
var newlast = getLast ;
$.getJSON(“http://medan.tribunnews.com/ajax/latest_section/?callback=?”, {start: newlast,section:’35’,img:’thumb2′,total:’40’}, function(data) {
$.each(data.posts, function(key, val) {
newlast = newlast + 1;
if(val.video) {
var vthumb = ““;
var vtitle = ” “;
}
else
{
var vthumb = “”;
var vtitle = “”;
}
if(val.thumb) img = “”+vthumb+””;
else img = ”;
if(val.c_title) cat = ““+val.c_title+”“;
else cat = ”;
$(“#latestul”).append(”

Tribun JualBeli


Alexa

ComScore

More about ...