Tiga Pasar Tampung Ribuan Pedagang Plaza dan Pasar Bogor

INILAH, Bogor-PD Pasar Pakuan Jaya (PD PPJ) mempersiapkan tiga pasar yang akan menjadi relokasi ribuan pedagang Plaza dan Pasar Bogor. Pedagang basah dipastikan relokasinya ke pasar Teknik Umum (Tekum) dan pasar Warung Jambu, sementara pedagang kering direlokasi ke Pasar Sukasari.

Direktur Operasional (Dirops) PD PPJ Kota Bogor Syuhairi Nasution mengatakan information pedagang jumlahnya sudah terdata Plaza Bogor 420 pedagang, sementara Pasar Bogor 1.200 pedagang.

“Kalau tahun ini park and float dipaksakan tidak mungkin, tetapi kami mengikuti apa yang dikatakan wali kota. Konsep relokasi kami sesuai dengan module lama, memisahkan pedagang kering dan basah,” ungkapnya pada Kamis (11/10/2018) siang.

Syuhairi melanjutkan, untuk pedagang kering ke Sukasari, sementara pedagang basah Pasar Warung Jambu dan pasa Tekum. Tahun ini kondisi Sukasari belum bisa, karena belum dilakukan perataan dan pembangunan agar seperti tempat penampungan pedagang.

“Di Sukasari ruko sebelah piazza Hak Guna Bangunan (HGB) sampai 2019, ada sekitar 18 ruko. Pedagang kering bisa ditampung disana, nanti akan dibuat mal kecil di Sukasari serta dengan bangunan lain terintegrasi. Jadi bukan semata pasar toh saja kedepannya,” tambahnya.

Syuhairi menuturkan, untuk pasar Warung Jambu sudah diberikan hal pengelolaan penuh di blok A sementara blok B belum sepenuhnya, terlebih blok C belum diberikan kepada PD PPJ. PD PPJ segera menertibkan atau menata pasar Jambu dua.

“Di Warung Jambu setiap tahun terjadi banjir dan banjir lima tahunan bisa setinggi dada orang dewasa. Revitalisasi juga dua kali gagal lelang, jadi belum bisa melaksanakan. Namun tahun ini terhitung angkot direrouting, agar blok B juga C hidup nantinya,” tuturnya.

Ia juga menegaskan, Pasar Tekum sudah mendapatkan mandat oleh wali kota untuk diambil alih, karena banyak hambatan masih belum bisa dalam waktu dekat dijadikan tempat penampungan.

“Masih banyak kendala untuk Tekum, tetapi semua tengah dilakukan pengerjaan menghadapi relokasi,” terangnya.

Sementara Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menuturkan, pihaknya telah menggelar rapat bersama Yogya dan Ramayana, dirinya juga sudah memerintahkan direksi PD PPJ, Camat dan Lurah untuk berkomunikasi dengan pedagang.

“Saya meminta mereka berbicara, module park and float masih lama direalisasikannya. Karena jumlah tempat yang disiapkan relokasi seperti pasar Sukasari yang belum dilakukan pembangunan nya, Pasar Teknik Umum (Tekum) Kemang tengah diselesaikan permasalahannya, pasar Cumpok dan Pasar Induk Warung Jambu. Pedagang basah dan kering harus siap direlokasi,” ungkapnya.[jek]

More about ...