Tolak angkutan online, pengayuh becak dan sopir taksi demo kantor Gubernur Aceh

Merdeka.com – Ratusan pengemudi transportasi konvensional seperti becak, taksi argo, mobil let menggelar aksi depan kantor Gubernur Aceh Irwandi Yusuf. Mereka menolak transportasi online yang sudah tiga bulan beroperasi di Banda Aceh.

Ratusan becak dan puluhan mobil taksi secara berkonvoi berjalan menuju kantor gubernur dengan dikawal pihak kepolisian. Mereka dengan tertib parkir di halaman upacara kantor tersebut.

Ketua Koalisi Transportasi Aceh, Supriadi mengatakan, setelah transportasi berbasis online hadir di Banda Aceh, pendapatan pelaku usaha transportasi konvensional turun drastis. Bahkan ada yang tak mendapatkan pendapatan.

“Kami datang kemari (kantor gubernur) ingin menyampaikan aspirasi, bahwa kami menolak transportasi berbasis online,” kata Supriadi, Senin (16/10).

Dia meminta kepada pemerintah Aceh untuk peka dan peduli terhadap persoalan dihadapi pengemudi transportasi konvensional. Pemerintah harus segera bertindak terkait transportasi online yang sudah masuk ke Aceh.

“Harusnya segera selesaikan, jangan tunggu kami aksi seperti ini. Undang kami dan bisa kita duduk satu meja untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Supriadi.

Peserta aksi hingga sekarang masih bertahan di depan kantor Gubernur Aceh. Mereka meminta kepada Gubernur Aceh, Irwandi Yusuf untuk menemui mereka dan meminta menyelesaikan persoalan ini.

Peserta aksi, selain berorasi secara bergantian, juga membawa sejumlah spanduk. Semua spanduk dan print menolak transportasi berbasis internet itu. [gil]

More about ...