Tolak Keberadaan Sopir Taksi, Puluhan Penarik Betor Geruduk Kantor Railink Medan

Penarik betor kala memprotes keberadaan taksi Blue Bird di Stasiun Railink Medan (Foto: Dian)
Penarik betor kala memprotes keberadaan taksi Blue Bird di Stasiun Railink Medan
(Foto: Dian)

KRIMINALITAS.COM, Medan – Puluhan penarik Betor (Becak Motor) yang tergabung dalam STM Betor Jalan Jawa, Senin (30/5) siang menggeruduk Stasiun Railink Medan.

“Aksi kita menuntut mangkalnya supir Blue Bird, yang mematikan mata pencaharian kami,” kata Nasrijal Sekretaris STM Betor Jalan Jawa Medan. Nasrijal menilai, keberadaan supir taksi yang berada persis di depan pintu masuk stasiun Railink, sudah melanggar peraturan.

“Karena di situ hanya lokasi berkumpul, nggak boleh mangkal,” kata Nasrijal lagi. “Sejak tanggal 13 Mei, mereka mulai mangkal pas di depan pintu gerbang Railink,” kata Nasrijal Sekretaris Ketua Betor Jalan Jawa Medan, Senin (30/5) siang.

Lanjut diungkapkannya, bukan hanya di Stasiun Railink, taksi Blue Bird juga mangkal di Centre Point dan Stasiun Kereta Api Medan. Para penarik betor juga menyatakan omset mereka turun 75 persen semenjak taksi Blue Bird mangkal di depan Stasiun Railink.

“Kami terkepung. Taksi Blue Bird mematikan pencaharian kami, bayangkan biasa kami membawa pulang Rp100 ribu per hari, kini hanya bisa bawa uang Rp30 ribu, begitu terasa imbasnya bagi kami,” katanya.

Dijelaskannya, bila aksi pengemudi betor ini tidak digubris, maka pihaknya akan menggelar aksi di Kantor DPRD Medan.

“Jika tidak diperhatikan kami akan menggalang aksi solidaritas untuk demo besar besar selesai lebaran nanti,” tandasnya.

( Dian )

More about ...