Unpad Buka Penerimaan Program Sarjana, Sarjana Terapan, dan PSDKU Lewat SNMPTN dan SBMPTN

JATINANGOR, (PR).- Jelang masa penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2018/2019, Universitas Padjadjaran menerima mahasiswa baru module Sarjana melalui jalur SNMPTN dan SBMPTN. Sementara untuk module Sarjana Terapan dan Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) penerimaan dilakukan melalui jalur SBMPTN.

Hal tersebut disampaikan Rektor Unpad Prof. Tri Hanggono Achmad saat menggelar jumpa pers di ruang Executive Lounge, Jalan Dipati Ukur No. 35, Bandung, kemarin sore. Dalam jumpa pers tersebut, turut hadir Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Arry Bainus, M.A., Direktur Tata Kelola dan Komunikasi Publik Aulia Iskandarsyah, PhD., dan Kepala Kantor Komunikasi Publik Ade Kadarisman, M.T.

Untuk tahun ini, persentase alokasi daya tampung kedua jalur sebesar 30 persen untuk SNMPTN dan 70 persen untuk SBMPTN. Jika dinominalkan, Unpad menerima 2.292 mahasiswa baru dari jalur SNMPTN dan 4.433 mahasiswa dari jalur SBMPTN.

Rektor menjelaskan, sebanyak 51 module studi dibuka untuk pendaftaran SNMPTN. Sementara di jalur SBMPTN, dibuka pendaftaran untuk 59 module studi. Delapan module studi tambahan di SBMPTN merupakan module studi Sarjana Terapan/Diploma-IV serta dua module studi baru yang akan dibuka tahun ini, yaitu Bisnis Digital dan Aktuaria.

Berbeda dengan seleksi tahun sebelumnya, dimana Unpad membuka jalur seleksi mandiri untuk module Sarjana Terapan dan PSDKU, maka tahun ini tidak ada seleksi mandiri untuk dua module tersebut. Seleksi seluruhnya dilakukan melalui jalur SBMPTN.

Adapun untuk mekanisme pendaftaran module studi PSDKU Pangandaran dan Garut, peserta tinggal mendaftar ke module studi Sarjana regulernya. Misalnya, ketika ingin mendaftar di module studi Peternakan di PSDKU Pangandaran, peserta tingga memiliki module studi Peternakan Unpad. Selanjutnya, akan keluar opsi pendaftaran untuk Peternakan reguler maupun Peternakan PSDKU.

“Begitu pula dengan Keperawatan, dimana prodinya dibuka di Jatinangor, Pangandaran, dan Garut. Nanti ada tiga (opsi) pendaftaran,” kata Rektor.

Bebaskan Biaya Pendidikan Dokter

Unpad kembali berkomitmen untuk menggratiskan biaya module Sarjana Pendidikan Dokter dan Dokter Spesialis. Program bebas biaya yang telah memasuki tahun ketiga ini dilakukan dalam rangka pemenuhan tenaga dokter dan dokter spesialis di daerah.

“Kalau mau sekolah dokter di Unpad, harus siap ditempatkan di daerah yang membutuhkan. Dalam hal ini Unpad memberikan penghargaan dengan tidak perlu membayar uang kuliah,” ujar Rektor.***

More about ...