Zaha Hadid, Arsitek Wanita Iraq Pencipta Ragam Gedung Unik Dunia

Kapanlagi Plus – Dulunya memang bidang arsitektur ditekuni lebih banyak oleh kaum Adam. Lambat laun, bidang desain bangunan ini juga semakin banyak diminati oleh para wanita. Salah satunya adalah Zaha Hadid, sosok arsitek wanita ternama yang telah menekuni bidang ini saat masih dianggap tak lazim bagi perempuan.

Zaha Hadid merupakan seorang arsitek kelahiran Inggris-Irak yang menjadi pencetus gedung berbentuk fleksibel dan dinamis, tak melulu kubus atau balok. Lahir pada tahun 1950, Zaha Hadid mengenyam pendidikan di sekolah asrama.

Zaha Hadid, arsitek wanita Irak yang menjadi pionir desain bangunan luwes dan fleksibel © Google DoodleZaha Hadid, arsitek wanita Irak yang menjadi pionir desain bangunan luwes dan fleksibel © Google Doodle

Wanita yang meninggal mendadak karena serangan jantung tahun lalu ini merupakan seorang putri dari Brigadir Jenderal Abdul Karim Qassim. Pada tahun 1979 setelah mengenyam pendidikan arsitektur di London, Zaha membuka kantor arsiteknya sendiri. Sejak saat itu, dirinya aktif mendesain bangunan dengan struktur yang cenderung ‘tak biasa’ di masanya.

Karena kreatifitas serta ide luar biasa seorang Zaha Hadid, wanita dengan kekayaan lebih dari Rp 1,19 T ini pernah mendapatkan penghargaan Arsitektur Pritzker pada tahun 2004. Zaha juga mendapatkan gelar kehormatan Dame dari Ratu Elizabeth II pada tahun 2012 karena dedikasinya di dunia arsitektur.

Berikut ini adalah bangunan yang menjadi masterpiece seorang Zaha Hadid:

1. Heydar Aliyev Center, Azerbaijan

Gedung konferensi tanpa garis lurus dan terinspirasi oleh ombak hasil karya Zaha Hadid © Al Jazeera

Gedung ini merupakan sebuah gedung konferensi dan budaya di Baku, Azerbaijan. Luas gedung berbentuk seperti ombak ini adalah 10.081 scale persegi. Yang unik dari gedung ini, tak ada sedikit joke garis lurus yang didesain oleh Zaha Hadid. Saat membuat rancangan gedung ini, Hadid berkata, “Gedung ini berbentuk cairan yang terbentuk dari topografi alami dan mewakili fungsi berbeda dari setiap ruang bangunan.”

2. London 2012 Aquatics Centre, Stratford, Inggris

Arena olahraga Olimpiade London 2012 karya Zaha Hadid yang terinspirasi bentuk atmosphere yang mengalir © Al JazeeraArena olahraga Olimpiade London 2012 karya Zaha Hadid yang terinspirasi bentuk atmosphere yang mengalir © Al Jazeera

Pada Olimpiade 2012 di London, Zaha didapuk sebagai arsitek salah satu venue yakni London Aquatics Center. Sama seperti karya yang sebelumya, Zaha mengaku terinspirasi oleh desain flowing dari atmosphere sehingga dirinya membuat desain gedung ini luwes seperti air.

3. Guangzhou Opera House, China

Guangzhou Opera House, proyek pertama Zaha Hadid di dataran negeri bambu © Al JazeeraGuangzhou Opera House, proyek pertama Zaha Hadid di dataran negeri bambu © Al Jazeera

Gedung ini merupakan proyek pertama Zaha Hadid. Gedung ini memiliki luas 70 ribu scale persegi dengan biaya pembangunan hampir Rp 4 T! Bentuk gedung ini tampak seperti kapal pesiar raksasa, bentuk ini kontras dengan gedung pencakar langit di wilayah Guangdong. Menurut Zaha, gedung ini terinspirasi dari bentuk healthy bumi.

4. Dongdaemun Design Plaza, Korea Selatan

Dongdaemun Plaza, Seoul, desain Zaha Hadid yang ramah lingkungan © telegraph.co.ukDongdaemun Plaza, Seoul, desain Zaha Hadid yang ramah lingkungan © telegraph.co.uk

Bagi kamu yang sudah pernah pergi ke Korea pastikan kamu mengunjungi Dongdaemun Plaza di Seoul. Plaza yang juga sering nampang di play Korea ini ternyata hasil tangan dingin seorang Zaha Hadid. Luasnya 86.600 scale persegi dan buka 24 jam. Desain bangunan ini ramah lingkungan karena memanfaatkan row surya dan memiliki sistem daur ulang air.

(kpl/agt)

More about ...